Alhamdulillah
pada senja yang entah keberapa, Allah masih mengizinkan kita untuk menghirup
udara segar musim gugur. Peralihan musim yang biasanya marak demam semoga Allah
tetap menjaga kesehatan kita. Salawat beriring salam senantiasa kita junjung
pada Baginda Nabi Muhammad Saw. Sang pendobrak umat dari kebodohan menuju
kecerdasan yang gemilang.
Musim gugur
bukan berarti semangat ikut gugur. Justru yang kita harapkan adalah kemalasan
dan kejumudan yang gugur bersama daun-daun Kairo. Setelah sekian hari Prestasi
molor terbit, kali ini kita akan kembali menampilkan replika-replika kehidupan
yang sudah dirangkai dengan kata-kata. Semoga kehadiran kami memang ditunggu
pembaca.
Membahas soal
realita kehidupan, maka tidak akan lepas dengan problem-problem di dalamnya.
Ada kejahatan, kebaikan, kesewenang-wenangan, keresahan, kesepian dan segala
macam problem yang terjadi di alam nyata. Akan tetapi realita walau dengan
problem yang amat pelik, harus tetap dihadapi dengan jernih dan adil. Bagaimana
jika ada yang ingin lari dari realita? Lari dengan memakai topeng. Bukankah ia
sama saja lari dari kehidupannya? kehidupan yang sesungguhnya. Maka edisi yang
ke 93 ini Prestasi mencoba mengapungkan tema hangat tersebut.
Baik tidak
harus berpanjang kalam, simak saja ide segar dari teman-teman kru prestasi.
Semoga hidangan musim gugur ini menambah geliat pembaca untuk terus menggali
ilmu di tanah para nabi ini. Sekian, mohon maaf dan terima kasih.
Silahkan Download Majalah
Prestasi Edisi 93
.jpg)







.jpg)

.jpg)
Post a Comment