Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh. Alhamdulillah.
Selaksa syukur, lagi, kami tak henti hembuskan bersama nafas kami, sebabMu
telah terus memberi celah untuk segala kesulitan, hambatan, dan rintangan.
Kemudian juga, Buletin PRESTãSI Edisi Ke-97 telah lahir dari rahim hiperbola di
pembukaan musim panas ini, kepasrahan-kepasrahan yang berdatangan dari segala
arah dan rengekan-rengekan yang berlebihan. Demi meredam kepatah-hatian sebab
keinginan yang tak terwujudkan, cinta yang bertepuk sebelah tangan, bahkan belum siap ujian, kali ini kami dari kru
redaksi PRESTãSI mengangkat tema “Pendidikan Integritas Indonesia” menyambut
Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei tahun ini, sebagai wujud ekspresi yang
melebih-lebihkan kondisi Masisir dan potret pendidikan Indonesia dimana
waktunya tidak tepat, namun kami tetap tepat-tepatkan momen ini sebagai
ekpresi kejujuran remaja yang tak gagal berdinamika. Pendidikan di Indonesia,
tak lepas dari problem-problem, keluhan-keluhan tak berkesudahan, sanggahan-sanggahan
sinikal berdatangan. Apa yang perlu dibenahi?
Pendidikan tak hanya teruntuk para peserta
didiknya, tapi juga datang dari dukungan mereka. Dalam artian, semuanya saling
mendukung demi keberlangsungan sistem yang sudah ditetapkan. Jadi semua
bertanggung jawab, tidak hanya penyelanggara. Apapun yang terjadi nantinya,
setiap siapa perlu saling membenahi, bukannya saling menyalahkan. Tim redaksi
tidak bermaksud menjawab pertanyaan mengenai pembenahan sistem pendidikan di
edisi kali ini, melainkan merangsang kesadaran akan tanggung jawab dari setiap
kita. Mengapa integritas dan moralitas yang senantiasa diajarkan di
bangku-bangku sekolah jarang teraplikasi di bangku-bangku pekerjaan? Atau malah
memang tidak terajarkan dengan baik, atau sekedar tidak jadi prioritas? Mari
dukung pendidikan integritas yang lebih baik demi mewujudkan kesadaran diri,
mengurangi embrio koruptor di perwakilan rakyat nusantara.
Lalu, selamat membaca di SINI








.jpg)

.jpg)
Post a Comment