Pemberitahuan
Tentang Seleksi Mahasiswa Baru Al-Azhar Mesir
Lamp
: 4
Hal
: Pemberitahuan
Kepada
Yang Kami Banggakan
Para
Calon Mahasiswa Baru
di
Tempat
Assalamu
‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Puji
syukur kepada Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada
kita semua. Hingga kita bisa melaksanakan aktivitas dan rutinitas keseharian
dengan baik. Dari Jauh, kami pun berdoa semoga Para Calon Mahasiswa Baru
beserta keluarga senantiasa mendapat kemudahan, kesehatan dan kesuksesan dalam
segala hal kebaikan. Amin.
Sebagaimana
kita ketahui bersama, arus revolusi Mesir yang diawali pada tanggal 25 Januari
2011 dengan aksi demonstrasi besar menuntut revolusi Negara dan turunnya
Presiden Husni Mubarak dari kursi presiden Republik Mesir, hingga terakhir pada
tanggal 14 Agustus 2013 lalu Presiden terpilih Dr. Muhammad Morsi digulingkan
dari kursi kepresidenannya, turut mempengaruhi denyut nadi aktivitas mahasiswa
Indonesia di Mesir karena jaminan keamanan, sebagai dampak hiruk pikuk politik
dalam negeri Mesir yang tidak stabil.
Ketidakstabilan
tersebut yang menjalar pada instabilitas politik pada saat itu, akhirnya
memaksa pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Agama Republik Indonesia
Direktorat Jendral Pendidikan Islam dalam surat keputusannya (Dj. I /Dt . I .
IV/ 4 / PP. 04 / 1946 / 2013) membatalkan ujian seleksi ke Mesir untuk tahun
ajaran 2013-2014.
Tiga
bulan setelah revolusi kedua tersebut, keadaan Mesir telah membaik, proses
belajar mengajar di Universitas Al-Azhar pun telah berjalan sebagaimana
mestinya. Dan pemerintah Indonesia mendapatkan apresiasi dari pihak Al-Azhar
dan seluruh lapisan rakyat Mesir karena tidak mengevakuasi warganya seperti
yang dilakukan Negara tetangga lainnya. Hal ini tidak lepas dari kepercayaan
Presiden RI. Dr. Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Kepala Negara kepada
pemerintahan Mesir dan Grand Syeh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Muhammad al-Thayyib
yang telah memberi saran kepada Presiden RI. ketika itu, sebelum mengambil
keputusan untuk mengevakuasi WNI di Mesir.
Pada
tanggal 13 Oktober 2013, beberapa perwakilan dari PPMI Mesir mendapat
kehormatan untuk bersilaturrahmi dengan Grand Syeh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad
Muhammad al-Thayyib di kediamannya di Luxor. Yang mana hal ini telah tercatat
dalam sejarah sebagai kunjungan pertama kepada beliau dari mahasiswa asing yang
belajar di Mesir ini.
Dan
dalam kunjungan tersebut kami selaku yang mewadahi seluruh aspirasi mahasiswa
yang ada di Mesir mengajukan permohonan kepada beliau berupa jaminan keamanan,
terkhusus untuk mahasiswa-mahasiswa baru yang berniat melanjutkan studynya di
Negara ini. Dan permohonan tersebut Alhamdulillah diamini oleh beliau.
PPMI
Mesir sebagai duta bangsa Indonesia akan terus mengupayakan langkah-langkah
strategis dalam rangka membangun hubungan yang lebih erat dan lebih baik lagi
dengan Mesir melalui aksi gotong royong, pertukaran budaya antardua bangsa dan
seminar-seminar yang dilakukan secara sinergis antara PPMI Mesir dengan
pihak-pihak terkait yang berada di Mesir. Tentu, hal ini kami lakukan dalam
rangka ikut serta dalam upaya diplomasi total elemen mahasiswa dan masyarakat
Indonesia di Mesir melalui basis kultural dan lembaga pendidikan di Mesir yang
dapat kami jangkau. Serta untuk menjaga hubungan baik yang selama ini terjaga
baik dengan seluruh elemen lembaga yang ada di Mesir.
Karena
sebagaimana kita ketahui bersama, Al-Azhar sebagai Universitas kedua tertua di
dunia ini telah memberikan banyak peranan penting baik untuk peradaban Islam
sendiri maupun untuk Ibu Pertiwi. Yang telah mencetak ulama-ulama, pemikir
besar, dan para cendekiawan terkenal di dunia. Al-Azhar dengan ideologi
washathiyahnya selalu memberikan pembaharuan dalam peradaban Islam. Peranannya,
tidak pudar dalam kemajuan peradaban umat. Ia selalu memberikan pembaharuan dan
pemikiran yang segar pada umat. Dari awal berdirinya, hingga saat ini
peranannya terus dinantikan.
Dari
Grand Syeikh pertama, al-Syeikh Muhammad Abdullah al-Khurasyi, hingga Prof. Dr.
Ahmad Muhammad al-Thayyib, Al-Azhar tetap eksis sebagai Universitas Islam yang
memberikan kemajuan bagi peradaban umat Islam. Dan al-Azhar tetap menjadi
kiblat bagi pendidikan Islam di dunia.
Maka
melalui surat ini, kami selaku Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI)
Mesir menyampaikan kepada seluruh Calon Mahasiswa Baru Universitas AL-Azhar
Mesir, di Indonesia bahwa :
NB:
- Ujian masuk Mahasiswa Baru Universitas Al-Azhar tetap akan diadakan, yang bertempat di Markaz Al-Azhar untuk Belajar Bahasa Arab, Hay Sadis- Madinah Nasr- Mesir.
- Ujian akan diadakan antara tanggal 10-14 Desember 2014. Diharapkan kepada seluruh Calon Mahasiswa Baru sudah tiba di Mesir 1 hari sebelumnya.
- Materi ujian yang akan diujikan hanyalah materi yang berkenaan dengan bahasa dan pengetahuan agama seperti nahwu, sima’ah, imla’ dan insya’ dll. (NB: Materi Al-Qur’an tidak diujiakan).
- Ujian diadakan di Mesir melihat karena semakin dekatnya ujian awal tahun di Universitas Al-Azhar dan tidak adanya dana dari kami selaku Persatuan Pelajar dan Mahasiswa (PPMI) Mesir jika diadakan di Indonesia.
- Diharapkan kepada seluruh Calon Mahasiwa Baru agar mengurus paspor dan visa secepat mungkin.
- Pengurusan visa dapat diperoleh dari Kedutaan Besar Mesir yang bertempat di, Jn. Teuku Umar no. 68, Manteng- Jakarta Pusat. Atau dapat juga diperoleh dari pihak-pihak travel (visa ziarah atau turis).
- Dana yang dibutuhkan untuk keberangkatan dan pengurusan Calon Mahasiswa Baru Al-Azhar berkisar 10 sampai 15 juta rupiah.
- Diharapkan kepada seluruh Calon Mahasiswa agar mendaftarkan dirinya kepada kami Amrizal Batubara dan ust, Ahmad Hafifi.
- Waktu akhir pendaftaran sampai dengan Rabu 04 Desember 2013.
- Calon Mahasiswa Baru dapat menghubungi kami secara langsung.
Jika
ada informasi yang belum jelas, Amrizal Batubara (Presiden PPMI) Mesir
081382073411, 085719584224 atau ust, Ahmad Hafifi 082331192666.
NB:
- Seluruh Calon Mahasiswa akan ditentukan oleh hasil nilai ujian masing-masing, dengan ketentuan langsung masuk kuliah atau mengikuti kursus bahasa terlebih dahulu. Setelah mengikuti kursus bahasa baru diperbolehkan masuk kuliah.
- Untuk pengurusan visa di Kedutaan Besar Mesir baru bisa dilakukan setelah nama-nama yang akan ikut ujian terdata semua dan adanya pemberitaan dari kami terlebih dahulu.
Demikian
surat ini kami sampaikan, somoga menjadi informasi yang baik bagi kita semua
terkhusus bagi Calon Mahasiswa Baru di Indonesia. Dan ini adalah sebagai wujud
rasa syukur kita kepada Allah SWT,. Tuhan Yang Maha Esa, atas segala nikmat
yang telah Dia anugrahkan bagi kebaikan Negara dan bangsa Indonesia.
Wassalamu
‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Kairo,
Sabtu 26 Muharram 1435 H./30 November 2013.
Amrizal
Batubara, S.S. (Presiden PPMI Mesir)
.jpg)







.jpg)

.jpg)
Post a Comment